beritasurabayaonline.net
Peristiwa

Merasa Nyaman Berjualan Lapak Dibongkar Pedagang Hewan Unggas Mengeluh

Surabaya – Sejumlah lapak milik pedagang hewan unggas berlokasi sisi sebelah timur Pasar Keputran Selatan di jalan Dinoyo surabaya dibongkar Satpol PP Kota Surabaya.

Akibat pembongkaran tersebut, para pedagang mengaku merasa mengeluh dan berkeinginan tetap bisa berjualan di pasar keputran selatan, karena merasa sudah nyaman berjualan di tempat pasar tersebut.

“Kami (Pedagang) merasa keberatan adanya pembongkaran lapak yang ada disini, (Pasar Keputran Selatan),” Ucap Muchlisin salah satu pedagang, Rabu, (05/09/2019)

Menurut Muchlisin, para pedagang yang berjualan di sisi sebelah timur Pasar Keputran Selatan ini mengaku sudah merasa nyaman jualan disini, dan tidak mau dipindah (Relokasi) ke tempat pasar yang baru.

“Karena berjualan di pasar sini, pedagang sudah nyaman untuk berjualan, kenapa lapak kok dibongkar ? ,” ucapnya. saat ditemui awak media.

Meskipun lapak sudah dibongkar, Ia bersama pedagang lainnya mengaku pasrah dan tetap berkeinginan berjaualan di lokasi pasar keputran selatan tersebut, meskipun pemkot sudah menyediakan relokasi ke tempat baru di kawasan jalan panjang jiwo.

“Sebenarnya sudah ada relokasi ke tempat lain di jalan panjang jiwo, cuma tempatnya kecil (tidak layak) untuk ditempati,” keluhnya.

Ia menambahkan, Sebelum ada pembongkaran, Ia bersama pedagang lain sudah mengadap ke dewan (DPRD) Surabaya meminta pertimbangan agar jangan lapak pedagang jangan sampai dibongkor apalagi direlokasi ke tempat pasar baru.

“Sebelumnya kami sudah mengadu ke dewan (DPRD) surabaya, setelah itu ada surat pemberitauan dari satpol pp secara mendadak lansgung dilakukan pembongkaran,” ungkapnya.

Ditempat sama, pembongkaran lapak pedagang hewan unggas dilakukan oleh Satpol PP Kota Surabaya disaksikan Kepala PD Pasar Keputran Selatan Surabaya, rencananya akan digunakan untuk pelebaran jalan raya.

“Sebenarnya ada 45 stand, namun penertiban dan pembongkaran sementara hanya 15 stand pedagang hewan unggas,” Ujar Armadayanti Kepala PD Pasar Keputran Selatan Surabaya.

Sebelum dilakukan pembongkaran, Pihaknya bersama satpol pp surabaya sudah melakukan sosialisasi dan pemberitahuan kepada 45 stand pedagang hewan unggas dan ayam potong pada bulan maret 2018 lalu dan rencana pembongkaran ini untuk pelebaran jalan raya.

“Sebelumnya, kami sudah melakukan sosialisasi bersama satpol pp dan penertiban Ini progam pemkot surabaya untuk pelebaran jalan raya,” Katanya.

Pihaknya menambahkan, Ke 15 stand pedagang hewan unggas yang sudah ditertibkan dan dibongkar ini akan di relokasi ke tempat baru yang sudah disediakan oleh Pemkot di jalan Panjang Jiwo Surabaya.

“Sedangkan untuk sisa stand pedagang ayam potong juga akan kita tertibkan, namun sementara hanya stand pedagang hewan unggas dulu,” Pungkasnya.

Sementara itu, Penertiban sebanyak 15 lapak pedagang hewan unggas di pimpin langsung Bagus Supriyadi Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Surabaya berlangsung lancar dan tertib, namun sayangnya hingga berita ini ditayangkan, pihaknya belum bisa ditemui baik dilokasi maupun diruang kerjanya bahkan saat dihubungi melalui nomer ponsel WA belum juga menjawab untuk di konfirmasi.    (irw)

Baca juga