beritasurabayaonline.net
Sospol

Tanggapi Komisi B Hearingkan Aduan Warga Genteng Besar Keluhkan PKL, Komisi A : Sebenarnya Sudah Selesai

Surabaya – Menanggapi Komisi B DPRD  Kota Surabaya menghearingkan pengaduan warga jln Genteng Besar yang mengeluhkan PKL. Senin (20/12/2021) kemarin.

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya  Pertiwi Ayu Krishna mengatakan semula pengaduan warga jln Genteng Besar yang mengeluhkan PKL sudah dihearingkan di Komisi A.

“Semula Komisi A yang menghearingkan pengaduan warga genteng besar terkait  PKL sebenarnya sudah selesai,” ujar Pertiwi Ayu Kreshna. Selesai (21/12/2021)

Artinya, menurut Politisi Golkar ini, baik warga maupun PKL sudah sama sama menyatakan selesai dengan beberapa kesepakatan.

“Warga dan PKL sudah okey dengan beberapa kesepakatan,” kata Pertiwi Ayu Kreshna sapaan akrab Ayu

Bahkan, ia menjelaskan, hearing yang sudah digelar beberapa kali oleh Komisi A untuk mencari win win solution.

“Kalau mau menertibkan PKL, saya minta Perwali,” papar Ayu.

Kalau belum ada perwali, pihaknya tidak bisa sewena wena mengusir PKL karena tidak ada legalitas.

“Kita tidak sedemikian gitu loh,” kata Ayu

Karena, menurut ia, semua memahami bahwa pandemi covid 19 baru menimpa namun yang terpenting PKL bisa tertata.

“Yang penting mereka (PKL) bisa ditata dan diatur,” tutur Ayu.

Selain itu, lanjut ia, juga tidak menyalahi MOU yang sudah disampaikan oleh Komisi A saat hearing.

“Bahwa PKL harus digeser yang tidak ada ditempati oleh penghuni dan PKL sudah menyepakati, itu sudah bagus,” tutur Ayu.

Namun, ia menyatakan sangat heran mengapa sampai dihearingkan di Komisi B DPRD Kota Surabaya.

“Di Komisi B tetap jalannya seperti itu, karena kita memang acuannya adalah di Perwali atau Perda,” kata Ayu

Selain itu, pihaknya juga menanggapi tidak perlu ada peninjauan dilokasi PKL karena menurutnya sudah dihearingkan di komisi  A.

“Mestinya kalau sudah dihearingkan (Komisi A red) di sini tidak perlu ada tinjauan lagi,” kata Ayu

Kecuali, menurut ia, kalau Komisi A belum menghearingkan dan tidak ada titik temu  hal itu baru boleh dilakukan peninjuan.

“Sebelum hearing saya sudah tinjau kesana (PKL Genteng Besar red),” pungkas Ayu. (irw)

Baca juga