beritasurabayaonline.net
Sospol

Belum Kantongi SLF, Komisi A : Operasional Trans Icon Harus ditutup Sementara

Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya menggelar rapat dengan sejumlah Dinas terkait evaluasi perizinan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Jumat (05/08/2022)

Rapat evaluasi juga mengundang pengelola Apartemen dan Mall Trans Icon  di jalan A Yani ini belum mengantongi SLF.

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya  Pertiwi Ayu Krishna mengatakan, Komisi A merasa terkejut Apartemen dan Mall Trans Icon menggelar acara soft opening hari ini Jumat 5 Agustus 2022.

“Setelah kami cek, ternyata SLF nya dia  (The Trans Icon) ini belum diurus sampai sekarang,” ujar Pertiwi Ayu Krishna. Jumat (05/08/2022) ditemui usai rapat kepada wartawan

Pada pengurusan IMB pertama di waktu pembangunan, menurut legislator Golkar  ini, hal itu wajar karena ada 3 Dinas yang merekomendasikan yaitu dari Dinas Kebakaran, Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Kesehatan.

“Tetapi kalau SLF itu ada 7 rekomendasi  dari Dinas yang harus diselesaikan dulu semuanya dan baru bisa grand opening,”  terangnya

Dari Trans Icon sendiri, kata Pertiwi Ayu Krishna sapaan akrab Ayu ini, terkesan berbelit belit dengan alasan soft opening.

“Kalau soft opening kenapa ada di media sosial dengan istilah bahasanya grand opening,” katanya

Kepada Wali Kota, Ayu juga menyampaikan terima kasih atas konsistennya yang betul betul membuat aturan sehingga tidak hadir dalam acara grand opening Trans Icon.

“Beliau (Wali Kota red) konsisten tidak hadir pada saat grand opening (Trans Icon red) tadi,” ungkapnya.

Artinya, menurut Ayu, Grand Opening Trans Icon di kota surabaya ini menyalahi aturan, bahkan Trans Icon seperti merasa menjadi kerajaan di Surabaya.

“Kalau mau merasa jadi kerajaan disini, itu nanti dulu, karena kami DPRD ini ada tim pengawasan dan kontrolingnya ,” tegasnya

Ayu menegaskan, sesuai di pasal 3 Perwali 51 tahun 2022 tentang SLF ini harus diselesaikan dahulu kemudian baru bisa dimanfaatkan.

“Artinya Grand opening (Trans Icon) ini harus ditutup (Sementara red) sebelum SLF selesai semuanya,” tegasnya

Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Aly Murtadlo mengatakan, bahwa pengurusan SLF itu pembangunannya harus jadi duhulu.

“Kalau pembangunannya jadi, baru ngurus SLFnya agar bisa dioperasionalkan,”  ujar Aly Murtadlo

Jika pembangunannya belum berdiri meski sudah memiliki IMB, menurut Aly masih belum bisa untuk mengajukan SLF

“Dan kalau pembangunannya sudah jadi walaupun belum beroperasional, maka  wajib dipenuhi SLFnya,” tegasnya

Apartemen dan Mall Trans Icon, menurut Aly, sebagian pembangunannya sudah  beroperasional karena itu bisa mengajukan SLF tersebut.

“Terutama yang di Mall dan perkantoran “ungkapnya

Terkait resume yang dikeluarkan oleh Komisi A ini, Aly menegaskan, sebetulnya tidak boleh ada aktifitas publik di apartemen, mall maupun perkantoran di Trans  Icon

“Kalau ada aktifitas publik dan belum ada SLF tentunya tidak boleh ada aktifitas disana (Trans Icon red),” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Vice President Corporate Communication Apartemen dan Mall Trans Icon Surabaya, Satria Hamid mengatakan, akan memastikan konsisten sesuai stamen yang disampaikan dalam rapat

“Yang pasti saya konsisten sesuai stamen saya bahwa kita tetap acara soft opening disini,” katanya.

Menurut Satria, jika ini dikatakan grand opening maka pihaknya akan meminta kepada marketing untuk merubah jadi soft opening.

“Jadi ini adalah SLF bertahap,” katanya

Satria menjelaskan, awal semula SLF itu untuk Mall dan perkantoran di Towerday yang masih berproses seperti LH izin limbah.

“Kayak LH izin limbahnya tapi kita belum beroperasi dan masih mengarah ke tahapan sana (SLF),” katanya

Karena itu, Satria berjanji akan segera memproses SLF secepatnya agar bisa segera beroperasi. namun yang namanya soft opening, kata ia, ada beberapa yang buka dan yang masih tutup.

“Kita semua tahu kan ada yang buka dan ada beberapa yang masih tutup, gitu ya,” ungkapnya.

Terkait resume dikeluarkan oleh komisi A, Satria memohon agar tetap diperbolehkan buka, karena menurutnya melihat dari sisi perkembangan perekonomian dan juga banyak tenaga kerja yang ada di Trans Icon

“Jadi kita tetap akan buka dengan soft opening untuk percepatan ekonomi disana (Trans Icon red),” harapannya. (irw)

 

Berita Terkait

Leave a Comment