Di Acara Doa Bersama, Mat Mocthar Kecam Aksi Teror Bom Kampung Melayu

oleh
foto keluarga mat mocthar gelar acara dao bersama dan santunan kaum dhuafa
foto keluarga mat mocthar gelar acara dao bersama dan santunan kaum dhuafa

Surabaya – BSO – Salah satu tokoh masyarakat surabaya mengencam keras aksi pelaku teror bom bunuh diri terjadi di kampung melayu jakarta kemarin malam mengakibatkan korban jiwa dinilai sangat kejam tidak punya rasa pri kemanusian.

“Aksi pelaku teror bom bunuh diri di jakarta kemarin malam sangat kejam sekali tidak punya rasa pri kemanusian,” Ujar Mat Mocthar. Kamis (25/05/2017).

Mat Mocthar mengatakan, Aksi teror bom bunuh diri ini mengakibatkan korban jiwa baik dari kalangan masyarakat yang tak berdosa termasuk anggota kepolisian ikut menjadi korban, kejadian ini diduga dilakukan oleh pelaku kelompok radikal yang berniat ingin menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

“Kelompok radikal ini sangat berbahaya karena mengganggu keamanan negara, apalagi berniat ingin menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia,(NKRI),” Katanya pada wartawan ditemui di sela acara doa bersama dan kegiatan bakti sosial.

Ketua Gerakan Rakyat Surabaya (GRS) ini berharap, Kepolisian harus bisa mengungkap aksi pelaku teror bom bunuh diri yang sangat meresahkan, jangan sampai warga masyarakat tak berdosa menjadi korban dan aksi pelaku teror bom ini harus dilawan bersama-sama jangan sampai takut.

“Mari kita bersatu dan bersama-sama membantu kepolisian dan TNI untuk melawan aksi pelaku teror bom yang sangat meresahkan ini,” Imbuhnya

Sebelumnya, Tokoh masyarakat surabaya Mat Mocthar yang tinggal di jalan Bulak Banteng Kidul Surabaya ini ditemui disela-sela menggelar acara doa bersama dan bakti sosial berupa santunan yang diberikan kepada kaum dhuafa sekaligus memohon doa restu untuk keselamatan atas rencana menunaikan ibadah umroh ke tanah suci mekkah bersama keluarga.

“Acara bakti sosial berupa santunan diberikan kepada kaum dhuafa ini bertujuan memohon doa restu keselamatan atas rencana saya bersama keluarga menunaikan ibadah umroh bulan depan,” Ucapnya.

Acara bakti sosial berupa santunan diberikan kepada kaum dhuafa yang tinggal di Bulak Banteng Kidul Surabaya ini, sudah lama dilakukan semenjak kedua orang tua masih hidup hingga sampai meninggal dunia masih dilakukan oleh keluarga Mat Mocthar dalam setiap pengajian malam jumat manis.

“Acara santunan ini sudah lama dilakukan sebelum kedua orang tua saya meninggal dunia hingga sampai sekarang masih tetap dilakukan dalam setiap pengajian malam jumat manis,” Ujarnya.

Sementara itu, Acara bakti sosial berupa santunan dengan mengundang sebanyak 50 orang kaum dhuafa yang tinggal di jalan bulak banteng kidul surabaya dilakukan dengan cara sederhana di rumah kediaman keluarga Mat Mocthar bertujuan mohon doa restu atas rencana menunaikan ibadah umroh ke tanah suci mekkah pada bulan depan. (irw)