beritasurabayaonline.net
Pemerintahan

Kemitraan Solidaritas PERPAMSI 2022 : Kerjasama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Perumdam Matawai Amahu Sumba Timur dan Perumdam Tirta Dhaha Kota Kediri

Surabaya – Surya Sembada Kota Surabaya melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta menerima kunjungan lapangan dari Perumdam Tirta Dhaha Kota Kediri dan Perumdam Matawai Amahu Kabupaten Sumba Timur.

Kegiatan penandatanganan PKS ini berlangsung di kantor pusat dan kunjungan lapangan berlangsung di IPAM Ngagel PDAM Surya Sembada.

PKS ini dalam rangka Program Kemitraan Solidaritas dengan Perpamsi sebagai fasilitator, PDAM Surya Sembada Kota Surabaya sebagai mentor dan Perumdam Tirta Dhaha Kota Kediri dan Perumdam Matawai Amahu Kabupaten Sumba Timur sebagai resipien.

Penandatanganan PKS dengan Perumdam Matawai Amahu Kabupaten Sumba Timur dan Perumdam Tirta Dhaha Kota Kediri ini adalah tindaklanjut dari hasil kunjungan survei diagnostik Tim mentor dari PDAM Surya Sembada ke Perumdam Matawai Amahu Sumba Timur pada 28 sampai 30 Maret 2022 serta hasil kunjungan survei diagnostik Tim mentor PDAM Surya Sembada ke Perumdam Tirta Dhaha Kota Kediri pada 23 sampai 25 Maret 2022 yang lalu.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Direktur Utama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Arief Wisnu Cahyono, serta Direktur Perumdam Tirta Dhaha Kota Kediri, Yani Setiawan, dan Agustina R.Naha Hawu, Direktur Perumdam Matawai Amahu Kabupaten Sumba Timur dengan  disaksikan oleh Sapriansyah, Pengurus Pusat Perpamsi dan Ruswanto selaku fasilitator Perpamsi.

“Penandatanganan kerja sama ini sesuai kesepakatan program kemitraan solidaritas dengan Perumdam Kota Kediri dan Perumdam Kabupaten Sumba Timur, harapan saya agar kerjasama kemitraan bisa ditingkatkan lagi dalam hal yang lain, serta program kemitraan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Arief Wisnu, Direktur Utama PDAM Surya Sembada. Kamis (09/06/2022)

Pada sesi sambutan dari Tim Resipien Direktur Perumdam Tirta Dhaha, Yani Setiawan menyampaikan, Perumdam Tirta Dhaha berterima kasih telah diterima di PDAM Surabaya.

“Kami berkomitmen untuk belajar lebih banyak dari PDAM Surabaya,” ujarnya.

Tim Resipien Direktur Perumdam Matawai Amahu, Agustina R.Naha Hawu menyampaikan juga terima kasih atas kunjungan balasan dan respon dari tim mentor Surabaya.

“Saya berterima kasih atas kunjungan balasan dan respon dari tim mentor Surabaya yang telah berkunjung ke Sumba Timur dan perlu kami sampaikan bahwa PR (Pekerjaan Rumah) yang ditugaskan tim mentor kepada kami telah kami selesaikan.” ujarnya.

PR yang dimaksud tersebut adalah memasukkan data pelanggan Perumdam Matawai Amahu ke dalam GIS dengan bimbingan dari tim mentor. Saat ini hampir 100% spasial (titik koordinat) data pelanggan Perumdam Matawai Amahu  yaitu sekitar 9.500 SR (sambungan rumah) telah dimasukkan ke GIS.

Ke depan, akan melanjutkan kerjasama pembangunan spasial jaringan perpipaan dan aksesoris, serta memberikan SLP (shared learning program) terkait aplikasi SMA dan watergems.

Harapannya Perumdam Sumba Timur  dapat membangun dan mengembangkan sistemnya sendiri serta dapat memaksimalkan semua sektor infrastrukturnya melalui manajemen asset sehingga penganggaran pun akan semakin efektif dan efisien,” ujar Hendro Ardiansyah, SPV Pengendalian Aset Produksi dan Distribusi, tim mentor GIS dan manajemen aset.

Kegiatan Kemitraan antara PDAM Surya Sembada Kota Surabaya dengan  Perumdam Matawai Amahu Kabupaten Sumba Timur yaitu bidang GIS (Geographic Information System) dan Manajemen Pengelolaan Aset dengan narasumber Eko Saputra, Manajer Perencanaan Strategis  dan Kerjasama Bisnis serta Hendro Ardiansyah, SPV Pengendalian Aset Produksi dan Distribusi beserta Tim.

Kegiatan Kemitraan antara PDAM Surya Sembada Kota Surabaya dengan  Perumdam Tirta Dhaha Kota Kediri yaitu bidang Penurunan Tingkat Kehilangan Air (NRW) dengan mentor Bambang Tri Widayanto, SPV Perencanaan Proses Distribusi dan Pemeliharaan Perpipaan, bidang Efisiensi Energi dengan mentor Sofiyullah Hamzah, SPV Pemeliharaan Elektrikal Ngagel.

Bambang Tri Widayanto pada kunjungan lapangan menjelaskan, bahwa untuk memulai pengendalian NRW di PDAM adalah dengan 3 kunci, yaitu niat,  komitmen, dan memulai tidak perlu menunggu sempurna.

“Untuk melakukan penurunan dan pengendalian NRW diperlukan komitmen dari semua pihak yaitu direksi, manajemen, dan karyawan PDAM.” ujar Bambang Tri Widayanto, mentor NRW.

Pada kunjungan lapangan kali ini tim  mentor dari PDAM Surabaya, Bambang Tri Widayanto memberikan rekomendasi untuk membuat DMA (Distrik Meter Area) pilot project di Perumdam Kota Kediri, beberapa hal yang perlu dilakukan oleh Perumdam Kota Kediri, diantaranya:

1. Peta Jaringan: menentukan input sistem, boundary valve (valve batas DMA 1 dan DMA lainnya);

2. Penambahan pressure point (titik pengambilan tekanan) di dalam dan di luar DMA ;

3. Zero Pressure Test, tes untuk memastikan DMA benar-benar terisolasi. Setelah dilakukan zero pressure test dapat ditentukan nilai NRW awal di DMA pilot project;

4. Identifikasi posisi meter induk;

5. Penyamaan pembacaan meter induk dan meter pelanggan;

6. Identifikasi pembacaan meter pelanggan.

“Keenam poin pilot project tersebut harus sudah selesai sebelum kunjungan monitoring mentor ke Perumdam Kota Kediri, target waktunya sekitar Juli – Agustus 2022,” ujar Bambang Tri Widayanto.

“Pada dasarnya kami sangat senang belajar NRW di PDAM Surabaya dan Perumdam Kediri siap untuk melaksanakan pilot  project tersebut dan akan diterapkan di wilayah Taman Kota Kediri,” ungkap Joko Widodo, Kepala Bagian Teknik Perumdam Tirta Dhaha Kota Kediri.  (*)

Berita Terkait