beritasurabayaonline.net
Sospol

Komisi B Tidak Sepakat PKL Kertajaya di Tertibkan

Surabaya – Sejumlah pedagang kaki lima berada di jalan kertajaya 141 mengadu ke Komisi B DPRD Kota Surabaya.

Pasalnya, mereka mendapatkan surat pemberitauan dari Satpol PP yang berisi segera membongkar sendiri warungnya

“Semula kami mendapat surat dari Satpol pp untuk segera membongkar sendiri warung kami,” kata Kastiar salah satu PKL jln Kertajaya.Selasa (08/06/2021) usai hearing.

Karena itu, dirinya bersama PKL lainnya mengadu ke Komisi B meminta bantuan agar mencarikan solusi di dalam rapat.

“Ya tadi disuruh hanya membersihkan saja sama komisi B,” ungkap Kastiar Warga Kertajaya Gang XI.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibbum) Satpol PP Kota Surabaya, Piter Frans Rumaseb mengatakan, PKL yang rencananya akan ditertibkan diberikan kesempatan untuk pembenahan.

“Mereka tadi minta waktu dua minggu,” ujar Piter Frans Rumaseb.

Menurut dia, agar diberi kesempatan dan setelah itu pihaknya akan mengecek kembali.

“Mereka harus pilih jam operasional, tidak boleh 24 jam,” tegasnya.

Jika PKL sudah perbaiki tempatnya dan tidak stasioner tapi tetap mobile pindah pindah akhirnya tidak menetap.

“Ya tetap disitu dan mereka harus jaga kebersihan dan keindahan kota, dan jika tetap masih kumuh pasti kita tertibkan,” tegas Piter

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B Anas Karno mengatakan, hearing ini ada pengaduan dari PKL jalan Kertajaya.

“Pkl ini sudah lama berjualan disana,” ujar Ana Karno.

Legislator PDIP ini menyatakan, tidak sepakat jika PKL yang ada disana ditertibkan

“Tetapi ada solusi dari komisi B dan Satpol PP yaitu win win solusi,” katanya

Menurut dia, tidak hanya ditertibkan saja, tetapi diberikan kesempatan untuk tetap berjualan

“Tadi sudah ada titik temu jalan tengah tetap diperbolehkan berjualan tetapi tidak boleh permanen,” terang Anas

Kedua, lanjut dia, ada kekuatiran dari Pemerintah kota menyewakan tempat dan ketiga PKL harus ber KTP surabaya

“Alhamdulillah beberapa PKL sepakat untuk mengganti rombongnya yang tidak permanen ada rodanya pagi jualan sore pulang,” katanya

Dalam hearing, pihaknya menyampaikan kepada dinas terkait mau tidak mau harus menata kota surabaya

“Baik di dalam gang maupun kampung agar surabaya ini kelihatan tetap bersih dan indah,” katanya.

“Ini memang saya sampaikan tujuannya pemerintah kota surabaya ini menatap kota,” imbuh Anas. (irw)

Berita Terkait

Leave a Comment