Reses Ghofar Ismail Serap Keluhan Warga Putat Jaya Utara Soal Desil hingga Sanggupi Usulan Panggung

oleh -298 Dilihat
Foto teks: Reses Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya, Ghofar Ismail.

Surabaya – Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Ghofar Ismail melaksanakan reses sidang ke – 3 masa persidangan ke – 1 Tahun Anggaran 2026, Rabu (7/10/2026) malam

Kegiatan jaring aspirasi masyarakat di wilayah RT 8 / RW 8 Putat Jaya Utara 2 Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan dihadiri oleh RT, RW, KSH, Warga dan tokoh masyarakat.

Berbagai aspirasi warga disampaikan diantaranya mengeluhkan terkait desil dan kebutuhan pokok tinggi juga permintaan usulan panggung untuk kegiatan.

Ketua RT 8 / RW 8 Putat Jaya Utara Prianto mengaku mendengar langsung aspirasi disampaikan oleh warganya terkait masalah desil.

“Memang waktu itu banyak warga yang mengeluhkan masalah desil,” katanya.

Namun sekarang, menurut Prianto RT, dan RW, kelurahan bersama dinsos turun langsung menemui warga untuk melakukan verifikasi ulang data.

“Alhamdulillah verifikasi ulang data untuk desil di RT 8 ini sudah selesai,” ujarnya.

Selain masalah desil, kata Prianto warganya juga mengeluhkan bahwa kebutuhan bahan pokok sekarang dirasa tinggi.

“Tadi ibu – ibu juga mengeluhkan kebutuhan pokok akhir akhir ini tinggi,” ungkapnya.

Untuk itu, Prianto berharap DPRD Kota Surabaya bersama pemerintah kota ini mencari solusi agar kebutuhan bahan pokok stabil.

“Kami harapkan ada solusi supaya kebutuhan bahan pokok tetap stabil lagi,” pintanya.

Tak hanya itu, Prianto menambahkan, warganya juga mengusulkan panggung yang sangat dibutuhkan untuk kegiatan kampung.

“Alhamdulliah pak Ghofar tadi sanggup membantu panggung secara pribadi,” imbuhnya.

Menanggapi itu, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Ghofar Ismail mengatakan, ada beberapa keluhan warga yang disampaikan di dalam reses.

“Terutama masalah desil ini sangat luar biasa di kota Surabaya,” katanya ditemui usai reses.

Untuk itu, Ghofar menyarankan warga agar melakukan verifikasi ulang data didampingi oleh RT, RW, Tokoh masyarakat dan pihak kelurahan.

“Tadi saya menyarankan ke warga agar melakukan verifikasi ulang data,” tuturnya.

Sehingga, menurut legislator PAN itu warga yang semula klasifikasi desil 6 dapat berubah turun agar mendapat bantuan sosial.

“Alhamdulilah tadi yang dikatakan oleh pak RT verifikasi ulang data sudah selesai,” ungkap Ghofar

Meski demikian, Ghofar menjelaskan Pemerintah Kota Surabaya saat ini sedang melakukan verifikasi ulang data penerima bantuan.

“Itu (Verifikasi data ulang) tanpa berpatokan pada klasifikasi desil,” jelasnya.

Terkait keluhan bahan pokok, kata Ghofar memang saat ini kebutuhan bahan pokok sedang mengalami kenaikan.

“Tadi ada juga ibu ibu mengeluhkan bahan pokok melambung,” ungkapnya.

Menurut Ketua DPD PAN Kota Surabaya itu, kemungkinan karena faktorĀ  ekonomi global ataupun perubahan cuaca ekstrem sehingga dapat menganggu rantai pasokan.

“Termasuk bisa juga faktor melemahnya nilai tukar rupiah,” ujarnya.

Untuk itu, Ghofar berharap Pemerintah Kota Surabaya Pemkot menggelar pasar murah di tiap kelurahan untuk membantu masyarakat.

“Terutama untuk warga Surabaya yang kurang mampu,” pintanya.

Terkait usulan warga soal panggung, Ghofar menambahkan, warga RT 8 Putat Jaya Utara ini sedang membutuhkan panggung untuk kegiatan.

“Baik itu kegiatan senam setiap minggu atau acara agustusan dan lain sebagainya,” katanya.

Untuk itu, Ghofar siap menyanggupi membelikan panggung secara pribadi untuk memenuhi usulan warga RT 8 Putat Jaya Utara.

“Insya Allah saya sanggup membelikan panggung melalui dompet pribadi saya, tidak menggunakan APBD,” pungkasnya. (irw)