beritasurabayaonline.net
Pemerintahan

SSC 2020 Diharapkan Dapat Ciptakan Surabaya Nyaman dan Berkelanjutan

Surabaya – Gelaran Surabaya Smart City (SSC) 2020 yang memperlombakan kampung bersih dan inovasi di seluruh RT/RW di Surabaya kini kembali digelar kembali.

Berbeda dengan tahun lalu kini SSC 2020 hadir ditengah pandemi Covid-19 dengan mengangkat penerapan protokol kesehatan Covid-19 dan inovasi kampung menghadapi Covid-19.

Kepala Badan Pembangunan Perencanaan kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi mengatakan SSC 2020 merupakan program untuk mengendalikan pandemi Covid-19 di Surabaya dengan menjaga kebersihan dimulai dari sektor keluarga dan kampung.

“Perhitungannya beda-beda ada smart economi, smart healt smart society, smart environment dalam membangun lingkungan sehingga mampu untuk mengendalikan Pandemi Covid-19,” katanya. Sabtu (15/08/2020) malam.

Eri menjelaskan SSC 2020 bisa dikombinasikan dengan Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo. Sehingga kreatif warga hadir meski ditengah pandemi Covid-19.

“Saya rasa warga Surabaya ini sangat kreatif, apalagi dalam mengendalikan Covid-19, terbukti dengan hadirnya Kampung Tanggu Wani Jogo Suroboyo, warga kreatif bisa menjaga lingkungannya dan ini bisa dikombinasikan dengan SSC 2020,” terangnya.

Eri yang membuka langsung launching SSC 2020 di Taman Mozaik Wiyung pada Sabtu (15/08/2020) malam diharapkan dapat menciptakan kota Surabaya yang nyaman dan berkelanjutan.

“Seperti Visi SSC 2020 ini meski ditengah pandemi juga dapat meningkatkan lingkungan yang layak huni,”harapnya.

Ditempat sama, (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau ( DKRTH) Anna Fajriatin menjelaskan di SSC 2020 setiap RW diwakili oleh minimal 2 RT kecuali RT yang sudah masuk 75 berdasar SSC 2019.

Mulai Sabtu malam ini pihaknya membuka pendaftaran SSC 2020 hingga (21/08/2020).

“Harapannya 1360 RW ikut semua, namun bukan RW yang tahun lalu menang atau lolos di 75 besar,”terang nya.

Dalam SSC 2020 seluruh peserta SSC akan mendapatkan dana stimulus Rp 1 Juta.

“Kami yang akan langsung turun mendekati kelurahan,”katanya.

Meski ditengah pandemi Anna memastikan bahwa gelaran SSC 2020 tidak mengurangi esensi SSC dan pihaknya juga akan melakukan pemantapan untuk seluruh RT/RW, Kelurahan maupun Kader lingkungan.

“Meski mekanismenya secara virtual karena pandemi tapi tidak akan mengurangi esensi kegiatan SSC dan kita harapkan menjadi kebiasaan apapun kondisinya keluarga akan tangguh dan Surabaya menjadi smart city,”pungkasnya. (irw)

Baca juga