beritasurabayaonline.net
Sospol

Warga Rejosari Tak Menolak Rencana Waduk Jurang Kuping Dijadikan Destinasi Wisata Asalkan Dirembuk

Surabaya – Warga Rejosari Kecamatan Pakal  menyatakan tidak akan menolak rencana Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya membangun destinasi wisata  baru di kawasan Waduk Jurang Kuping.

“Kami tidak menolak kalau memang rencana Pemerintah Kota ini membikin wisata, silahkan, dibikin wisata,” kata Samiadji Ketua Forum Warga RW 03 Rejosari, Minggu (31/07/2022) kepada wartawan.

Meski demikian, Samiadji meminta, asalkan warga Rejosari diajak berembuk untuk berbicara karena ada permasalahan yang belum terselesaikan.

“Diantaranya dengan PT Citraland yang sampai sekarang belum terselesaikan,” katanya

Selain itu, kata Samiadji, ada banyak pohon pohon endemik baru yang biasa disebut lontar yang perlu dijaga dan dilindungi.

“Itu menjadi icon Surabaya dan juga sudah dijadikan icon di wilayah Pakal,” katanya

Hal sudah terbukti, lanjut Samiadji, di Kecamatan Pakal memakai PIN bergambar pohon Siwalan yang berarti juga ikut merawat dan menjaga.

“Kalau kita sekarang menanam mungkin cicit kita yang akan menikmati (Pohon Siwalan red) ini,” katanya.

Pohon Siwalan, menurut Samiadji, tumbuh sampai berumur ratusan tahun yang ada di kota Surabaya.

“Ini (Pohon Siwalan red) juga ada satu satunya di kota Surabaya,” katanya.

Untuk itu, Samiadji bersama warga lain berharap, kawasan waduk jurang kuping bisa dijadikan destinasi wisata diwilayah Surabaya barat.

“Semoga pemerintah Kota Surabaya bisa mewujudkan itu (Destinasi Wisata red),” harapannya.

Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan membangun destinasi wisata baru di kawasan Waduk Jurang Kuping tersebut mendapat respon dari pengunjung.

“Ya cukup bagus kalau kawasan waduk  jurang kuping ini dijadikan destinasi wisata,” kata Nungki Puji Rahayu.

Menurut Mahasiswi UINSA Fakultasi Ilmu Sosial dan Politik ini, karena bisa untuk meningkatkan perekomian UMKM warga  yang ada disekitar Waduk Jurang kuping.

“Daripada lahan kosong di Surabaya kan kebanyakan dijadikan bangunan gedung, mending dijadikan destinasi wisata ,” tutur Warga RT 3 RW 2 Kelurahan Penjaringan ini (irw)

Berita Terkait