beritasurabayaonline.net
Sospol

Beasiswa PIP di Gayungan, Kader PDIP : Ibu Puti Guntur Soekarno Peduli pada Pelajar Surabaya

Surabaya – Sosialisasi beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), digelar kader-kader PDI Perjuangan Kota Surabaya di Kecamatan Sambikerep dan Gayungan, Minggu (7/8/2022).

Program pemerintahan Presiden Jokowi yang dikelola Kementerian Pendidikan Nasional itu, dijaring dari anggota DPR RI Komisi X, Puti Guntur Soekarno, dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Surabaya-Sidoarjo.

Di Sambikerep, sosialisasi dilakukan di balai pertemuan Made. Dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya. Ada juga Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Achmad Hidayat.

Juga dihadiri Ketua PAC PDI Perjuangan Kec. Sambikerep, Saroni. Dan, Aliyudin selaku tenaga ahli Puti Guntur Soekarno. Juga sekitar 200-an ibu-ibu dan wali murid penerima manfaat beasiswa PIP.

“Kader-kader PDI Perjuangan hadir di tengah-tengah warga masyarakat. Kami diajarkan untuk menangis dan tertawa bersama rakyat, mendampingi dalam suka dan duka,” kata Saroni.

“Beasiswa PIP yang dijaring lewat jalur aspirasi Ibu Puti Guntur Soekarno, dan didistribusikan melalui kader-kader PDI Perjuangan, disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata dia.

Tepuk tangan bergemuruh dari ibu-ibu wali murid penerima beasiswa PIP menyambut pernyataan Saroni. Begitu pula kader-kader PDI Perjuangan Sambikerep.

“Seratus persen harus digunakan untuk kepentingan pendidikan. Tidak untuk keperluan yang lain-lain,” kata Adi Sutarwijono, dalam sambutannya.

Aliyudin menyampaikan salam dari Puti Guntur Soekarno kepada para orangtua wali murid. “Kita semua berupaya melahirkan generasi yang hebat demi masa depan  yang lebih baik. Salam dari Ibu Puti Guntur Soekarno,” kata Aliyudin.

Di Gayungan, sekitar 60 ibu-ibu penerima beasiswa PIP berkumpul di balai pertemuan Dukuh Menanggal. “Dari tahun ke tahun Ibu Puti Guntur Soekarno selalu menjaring pemohon beasiswa PIP,” kata Liwon Subagyo, Ketua PAC PDI Perjuangan Kec. Gayungan.

“Ini membuktikan bahwa PDI Perjuangan dan Ibu Puti Guntur Soekarno selalu hadir dan peduli di tengah-tengah warga masyarakat, terutama kepentingan kaum pelajar, melalui program-program yang bermanfaat. Tidak hanya hadir saat kampanye Pemilu saja,” kata Liwon.

Dyah Katarina, anggota DPRD Kota Surabaya, menyampaikan banyak intervensi kebijakan dari pemerintahan PDI  Perjuangan yang sampai ke masyarakat.

“Kami bekerja terus untuk memfasilitasi kebutuhan warga masyarakat. Tugas orangtua adalah mendampingi proses belajar putra-putrinya di rumah,” kata Dyah Katarina.

Beasiswa diberikan untuk jenjang SD Rp  450 ribu satu tahun. Jenjang SMP Rp 750 ribu dalam satu tahun. Dan, jenjang SMA/SMK Rp 1 juta setahun.

“Tahun depan harus diusulkan lagi melalui Ibu Puti Guntur Soekarno dan PDI Perjuangan,” kata Achmad Hidayat.   (*)

Baca juga