Begini Respon Walikota Eri Cahyadi Terkait Sejumlah RT – RW Tambak Wedi Berencana Serahkan Stempel

oleh -82 Dilihat
Foto teks: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan tanggapan terkait sejumlah Ketua RT – RW di kawasan Tambak Wedi berencana akan menyerahkan stempel kepengurusan.

Hal itu sebagai bentuk protes atas kebijakan mutasi lurah Muhammad Yusufian menyusul viralnya dugaan pungutan liar (Pungli) di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Tambak Wedi.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, apabila hal tersebut dilakukan namun pihaknya berharap tidak mungkin terjadi.

“Kita akan komunikasi,” kata EriĀ  Cahyadi usai rapat paripurna, Senin (13/7/2026) siang

Meski demikian, apabila hal itu akan diserahkan karena ada yang hal tidak baik, Eri Cahyadi akrab disapa Cak Eri ini akan memproses.

Menurut ia karena bagi dirinya ketika hal yang tidak baik ituĀ  diluruskan, ternyata ada yang ingin mengembalikan yang tidak baik

“Akan saya proses ini,” tegas Cak Eri.

Ia mengaku tidak mengetahui apa yang menjadi alasan RT – RW yang ingin mengembalikan stempel.

“Lurah itu adalah kewenangan saya,” tegas kembali Cak Eri.

Ia menegaskan bahwa setiap pegawai negeri harus mempunyai komitmen untuk selalu melindungi rakyat kecil.

Menurut Cak Eri, karena lurah adalah penguasa kewilayahan yang harus memastikan tidak ada pungutan dan biaya disana.

“Dan ternyata disana (SWK) pun 3,8 juta sudah dikembalikan uangnya, bahkan ada yang 30 juta,” katanya.

Meski demikian, Cak Eri menyatakan akan menerima ketika itu menutupi yang salah dan ingin mengembalikan proses.

“Nanti akan saya kembalikan lagi,” pungkasnya. (irw)