Budi Leksono Apresiasi BPR SAU Surabaya Raih Peringkat ke-11 BPR Terbaik Versi Majalah Infobank

oleh -63 Dilihat
Foto teks: Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono.

Surabaya – Komisi B DPRD Kota  Surabaya melakukan kunjungan kerja ke BPR Surya Artha Utama (BPR SAU) Perseroda atau yang lebih dikenal dengan Bank Suroboyo, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Surabaya.

Dalam Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan  usaha, pertumbuhan kinerja, serta kontribusi Bank Suroboyo dalam mendukung perekonomian daerah.

Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono mengatakan salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah perkembangan dan pertumbuhan BPR SAU seperti apa

“Alhamdulillah, BPR SAU mendapatkan penilaian dari Majalah Infobank dan termasuk BPR yang terbaik selama lima tahun berturut-turut dari seluruh BPR di Indonesia yang jumlahnya sekitar 1.300-an,” kata Budi Leksono usai kunjungan Jumat,(30/10/2026).

Budi Leksono yang akrab disapa Buleks menjelaskan, berdasarkan pemaparan pihak bank, BPR SAU dengan kategori total aset di atas Rp 100 miliar berhasil menempati peringkat ke-11.

Selain itu, kata dia BPR SAU Kota Surabaya juga masuk dalam kelompok 38 BPR yang dinilai memiliki ketahanan (resilience) kinerja selama lima tahun berturut-turut.

Penilaian tersebut, lanjutnya diberikan oleh Majalah Infobank, kelompok media sekaligus lembaga riset dan penyedia layanan informasi serta edukasi yang berfokus pada industri perbankan, keuangan, dan ekonomi di Indonesia.

Menurut Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya itu, bahwa keberhasilan mempertahankan kinerja positif selama lima tahun berturut-turut merupakan pencapaian yang patut diapresiasi, terlebih di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif.

“Ini tentu menjadi capaian yang patut kita apresiasi. Mampu mempertahankan kinerja selama lima tahun berturut-turut bukan hal yang mudah, apalagi di  tengah persaingan industri perbankan yang cukup ketat. Kami berharap prestasi ini terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ungkap Bulek’s.

Untuk itu, Buleks berharap BPR SAU terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jangkauan usaha, serta menjaga profesionalisme dan tata kelola perusahaan agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian Kota Surabaya.

Sementara itu, Direktur Utama BPR SAU Kota Surabaya (Perseroda) Renny Wulandari, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian peringkat yang telah diraih. Salah satu fokus utama pengembangan Bank Suroboyo ke depan adalah inovasi produk dan penguatan digitalisasi layanan.

“Yang jelas, Bank Suroboyo tetap berupaya mengembangkan produk-produknya. Khususnya sekarang, kami fokus pada pengembangan digitalisasi. Karena sekarang sudah eranya digital. Meskipun investasinya cukup besar, kami harus siap agar tetap bisa berkompetisi dan mengikuti perkembangan industri perbankan,” ujar Renny saat dikonfirmasi.

Menurut dia, pengembangan digitalisasi menjadi kebutuhan penting bagi perbankan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Meski membutuhkan investasi yang tidak sedikit, langkah tersebut harus dilakukan agar Bank Suroboyo tetap mampu bersaing dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

Melalui pengembangan produk dan transformasi digital tersebut, BPR SAU berharap dapat mempertahankan kinerja positif sekaligus meningkatkan prestasi pada penilaian industri perbankan nasional di masa mendatang. (*)