
Surabaya – Minat masyarakat Surabaya untuk memanfaatkan jasa potong hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian mengalami peningkatan secara signifikan pada Idul Adha tahun 1446 Hijriah / 2025.
Fajar A Isnugroho Dirut PT RPH Kota Surabaya (Perseroda) mengatakan, hingga saat ini tercatat sebanyak 189 ekor sapi telah dipotong, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya (2024) yang hanya mencapai 172 ekor.
“Masih ada beberapa slot tersisa di hari Minggu dan Senin, jadi kemungkinan bisa tembus hingga 190 ekor, karena pemotongan masih berlangsung sampai akhir hari Tasrik pada hari Senin,” ujarnya, Jumat (6/6/2025)
Untuk penjualan sapi kurban di RPH tahun 2024, ia menyebut mengalami penurunan dari 137 ekor menjadi sekitar 75 ekor tahun ini.
“Namun jumlah hewan yang dipotong justru mengalami meningkat,” terang Fajar.
Menurut ia, hal ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk memotong hewan kurban dengan fasilitas yang higienis dan terstandar.
“Karena kesadaran masyarakat untuk memotongkan hewan kurban di RPH ini semakin tinggi,” ungkap Fajar.
Menurut ia, kemungkinan karena faktor kebersihan, kenyamanan, dan keterbatasan fasilitas pencucian jerohan di lingkungan tempat tinggal.
“Dan mungkin juga faktor hari Jumat juga memengaruhi, karena waktunya mepet, masyarakat memilih langsung ke RPH agar lebih praktis,” kata Fajar.
Ia menargetkan, pemotongan sapi kurban di RPH Kota Surabaya (Perseroda) hingga mencapai 70 ekor / per hari.
“Hari ini telah dilakukan pemotongan sebanyak 50 ekor sapi,” kata Fajar
Ia juga menargetkan seluruh proses selesai pukul 15.00 wib agar daging dapat segera sampai ke masyarakat sebelum waktu magrib.
“Diharapkan daging kurban bisa segera dinikmati dan dibagikan kepada masyarakat pada hari yang sama,” pungkas Fajar. (*)




