Pemkot Surabaya Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Wawali Armuji: Pancasila adalah Jangkar Moral Bangsa

oleh -40 Dilihat
Foto teks: Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Balai Kota Surabaya.

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (1/6/2026) pagi.

Upacara yang berlangsung dengan khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota (Wawali)  Surabaya, Armuji, serta dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh jajaran Perangkat Daerah (PD) Pemkot  Surabaya.

Pada tahun 2026 ini, Peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema yang mendalam, yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Dalam sambutannya, Wawali Armuji menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebuah momen refleksi penting untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia, khususnya Surabaya.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi. Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keragaman di atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” ujar Armuji.

Lebih lanjut, Wawali Armuji menyampaikan bahwa Pancasila berfungsi sebagai jangkar moral dalam menghadapi tantangan global, mulai dari disrupsi ideologi hingga dinamika geopolitik.

Sesuai amanat pembukaan UUD 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” tegasnya.

Wawali Armuji juga menitipkan pesan kepada masyarakat Kota Pahlawan untuk senantiasa menjaga dan mengimplemantasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Selamat Hari Lahir Pancasila, jayalah Indonesia merdeka. Selama darah Indonesia masih mengalir di bumi kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap sanubari seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” pungkasnya. (*)