Jelang Pilkada Serentak, PERADAH Gelar Diskusi Menangkal Politisi Sara dan Hoax

oleh
foto acara diskusi menangkal politisi sara dan informasi Hoax menjelang pilkada serentak 2018
foto acara diskusi menangkal politisi sara dan informasi Hoax menjelang pilkada serentak 2018

 

Surabaya – Acara diskusi dengan tema menangkal Politisi sara dan informasi Hoax menjelang pilkada serentak 2018 digelar DPP Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADAH) Jawa Timur mengundang sejumlah nara sumber dan dihadiri sejumlah kalangan elemen masyarakat.

“Acara diskusi ini atas perintah dari Ketua Umum kami Peradah Indonesia Nasional,” Ujar I Nyoman Bintere Prayudi Ketua DPP Peradah Jawa Timur, Rabu, (28/03/2018) petang hari.

Acara diskusi dengan tema Menangkal Politisi Sara dan Informasi Hoax ini, Kata Nyoman, Sangat diperlukan kerana mengingat informasi atau isu tentang berita hoax sudah sangat merajarela dan mengkwatirkan sekali apalagi menjelang pilkda serentak 2018 ini.

“Untuk itu, kami DPP Peradah di jawa timur bersama kalangan elemen masyarakat membentuk tim saiber untuk memfilter isu-isu sara,” Katanya. ditemui disela-sela diskusi di hotel Ibis Surabaya.

Informasi hoax dinilai semakin merajalela dan mengkwatirkan ini, Pihaknya secara tegas menentang keras dengan membuktikan mengadakan acara diskusi sebagai bentuk konkrit Peradah Indonesia untuk memerangi informasi Hoax atau isu berita bohong mengandung ujaran kebencian.

“Kami berharap menjelang pilkada serentak 2018 mendatang termasuk di jawa timur bisa berjalan damai dan jawa timur bisa menjadi barometer contoh untuk daerah-daerah lain,” Imbaunya.

Acara diskusi dan pernyataan sikap menentang keras isu sara ini, mengundang nara sumber dari Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Totok Hariono Divisi Kordip HPP Bawaslu Provinsi Jatim, M Sururi Pakar Cyber, Adi Sasono Wakil Pimpinan Redaksi Tribunnews, kalangan elemen masyarakat dan warganet.

“Saya sangat senang sekali dengan acara diskusi ini dan sangat terbuka bagi semua pihak untuk menangkal hoax dan isu sara,” Ucap Yana Dewi Damayanti dari elemen Masyarakat Anti Fitnah Dan Hoax Indonesia (Mafindo). (irw)