beritasurabayaonline.net
Pemerintahan

Pemkot Turut Lindungi WNA dari Covid-19

Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya terus melindungi warganya dari gempuran virus Corona. Perlindungan itu tak hanya dilakukan bagi warga Surabaya tapi juga bagi warga negara asing (WNA) yang ada di Surabaya.

Perlindungan bagi warga dari Covid-19 itu disampaikan Wakil Wali Kota Surabaya, Armudji, saat menerima konsulat Jenderal Jepang, Takayama, Jumat (21/05/2021) di Balai Kota.

Tak hanya melindungi warga Armuji juga mengingatkan warga termasuk WNA agar selama di Surabaya menaati aturan prokes pemerintah Surabaya.

“Jadi, meski kerjanya di Mojokerto, Pasuruhan, dan kota lain di luar Surabaya, warga Jepang ada yang tinggal di Surabaya. Ini artinya mereka juga berkontribusi. Jadi kami akan lindungi tapi juga mereka harus disiplin dan taat aturan Pemkot,”katanya.

Armuji juga menjelaskan konsep sister city. Kota Surabaya sendiri telah menjalin kerjasama dengan beberapa kota di Jepang, yaitu Kochi sejak ditandatanganinya MOU pada 1997 lalu, dan Kota Kyushu di beberapa bidang, di antaranya industry, perdagangan, pariwisata, dan budaya.

“Dalam era pandemi ini, Jepang sangat konsen untuk melindungi warganya dari wabah Covid ini. Oleh karena itu kami juga akan selalu memberikan informasi kepada setiap warga negara Jepang yang ada di Surabaya terkait perkembangan Covid-19,”jelasnya.

Sementara itu konsulat Jenderal Jepang, Takayama mengaku akan selalu menekankan kepada warga Jepang di Surabaya untuk patuh kepada pemerintah kota Surabaya.

Hal ini dilakukan untuk membantu pemerintah kota agar dapat mengatasi Covid-19.

Konsulat Jenderal yang baru dilantik April lalu itu meminta kepada Pemkot Surabaya untuk berkenan memberi vaksinasi Covid-19 gratis bagi warga Jepang yang tinggal di Kota Pahlawan ini.

“Ya kami juga berharap ada vaksianasi dari Pemkot Surabaya untuk warga Jepang,” jelasnya.

Menanggapi hal itu Armuji langsung meminta Konsulat mengajukan surat kepada Pemkot Surabaya.

“Bersurat saja ke Pemerintah Kota untuk fasilitasi vaksinasi,” pungkas Armuji. (irw/mat)

Berita Terkait