beritasurabayaonline.net
Sospol

Tampung Aspirasi ditengah Pandemi Covid-19, Anggota Dewan Membuat Pengaduan Hotline “Lapor Dewan”

Surabaya – Sejumlah anggota dewan dari berbagai Fraksi sepakat membuat sarana pengaduan semacam hotline bernama ”Lapor Dewan” untuk menampung aspirasi masyarakat ditengah pandemi covid-19.

“Sore ini saya bersama Cak Imam, Ibu Habiba dan Pak Josiah serta ada juga teman teman yang ada di fraksi maupun komisi lainnya sepakat membentuk semacam hotline ” Lapor Dewan” ujar Mochamad Machmud anggota DPRD Kota Surabya. Senin. (11/05/2020) siang.

Hotline ini, kata Machmud, untuk menampung aspirasi masyarakat ditengah pandemi covid-19 di surabaya, baik secara fisik datang kesini (DPRD) atau bisa lewat whatspApp, IG, Facebook maupun website.

“Kita akan siapkan semuanya, sehingga tidak ada kendala bagi warga cukup bisa WA dari rumah mengirim pengaduan,” katanya. saat jumpa press didampingi tiga anggota dewan diantaranya Camelia Habiba, Imam Syafi’i dan Josiah Michael.

Pengaduan ini, menururt Politisi Partai Demokrat Surabaya, bisa menyangkut penyakit corona, dampak dari corona seperti masalah ekonomi dan lain sebagainya, juga menyangkut pelayanan pemerintah kota yang dirasakan tidak adil yang selama ini.

“Kami mohon masyarakat untuk segera memberikan masukan laporan kepada kami (DPRD) jika ada masalah masalah,” terangnya.

Sebab peristiwa terakhir kemarin, Machmud mengungkapkan, adanya pembagan beras yang berlogo istana ternyata ada juga warga yang tidak mendapat karena memang Pak Jokowi (Presiden) memberi 10.000 ribu untuk surabaya yang warganya cuukup banyak.

“Tapi masalahnya distribusinya dimana ada RW yang sudah diberitahu akan dapat tapi faktanya tidak jadi dapat (O), inikan RWnya susah yang sudah terlanjur mengumumkan ke warganya,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya berencana membuat medsos ‘Lapor Dewan dan diharapkan semoga warga bisa melaporkan kesini (Lapor Warga), dan akan mencarikan solusinya untuk disampaikan ke pemerintah kota.

“Jika memang pemerintah kota buntu, kita akan mencari solusi yang lainnya,” tegas Machmud Ketua DPRD Kota Surabaya Periode 2009 – 2014 ini. (irw)

Baca juga