
Surabaya – Mitra jagal dan pedagang daging sapi menggelar aksi di depan kantor DPRD Kota Surabaya pada Senin (12/1/2026) siang
Dalam aksinya mereka menolak rencana relokasi RPH Pegirian ke Osowilangun Kelurahan Tambak Osowilangun Kecamatan Benowo Surabaya mendapat respon.
“Prinsipnya saya tidak mau mengomentari aksinya, karena itu hak mitra jagal untuk bersuara,” ujar Fajar A Isnugroho Dirut PT Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Surabaya saat dikonfirmasi.
Selain itu, ia juga menghormati dan memahami keresahan mitra jagal yang keberatan atas beroperasinya RPH osowilangun.
“Saya sekarang lebih fokus untuk menyiapkan operasional RPH Tambak Osowilangun yang juga berbarengan dengan operasional RPH Pegirian mulai Januari, Febuari dan Maret,” terang Fajar.
Pada prinsipnya, lanjut ia bahwa mitra jagal ini diberikan kesempatan mulai awal ramadhan hingga akhir idul Fitri untuk memaksimalkan kegiatannya di RPH Pegirian,
“Setelah idul Fitri, jagal pegirian ini sebaiknya kita prioritaskan untuk segera pindah dan memanfaatkan fasilitas RPH Osowilangun,” kata Fajar.
Dalam pertemuan antara asisten 1 Pemkot Surabaya dengan mitra jagal sore tadi, ia menyebut sudah final bahwa proses pembangunan RPH Osowilangun sudah selesai.
“Itu segera dioptimalkan dan digunakan untuk operasional pemotongan,” pungkas Fajar. (irw)




