
Surabaya – Pengurus DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surabaya periode 2025 – 2030 telah diberikan tugas untuk melaksanakan beberapa program.
Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surabaya M. Frimainto Utomo saat menggelar buka bersama insan media pada Rabu (11/3/2026) sore.
“Kami diberikan tugas dan amanat untuk melaksanakan beberapa program kerja,” ujarnya
M Frimainto Utomo sapaan akrab Bung Tomo menjelaskan bahwa diantaranya program terbingkai dalam frame yang menjadi prioritas DPD PKS Kota Surabaya
“Saat ini kita prioritaskan di masa konsolidasi, mengidentifikasi terhadap pembangunan kader dan kaderisasi serta pelayanan publik,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia mengungkapkan awal program pertama DPD PKS Kota Surabaya adalah Rumah Keluarga Indonesia.
“Itu untuk membangun keluarga – keluarga kader yang tangguh,” katanya.
Program Kedua, lanjut ia adalah gerakan ekonomi mandiri untuk membangun kekuatan ekonomi di bidang kemandirian ekonomi kader.
“Sehingga banyak kegiatan – kegiatan yang kami lakukan pada awal-awal ini sifatnya konsolidasi dan pembinaan kepada kader – kader PKS,” terangnya.
“Termasuk juga konsolidasi kemarin kami sudah melaksanakan musyawarah cabang di 31 DPC kecamatan dan Alhamdulillah sudah terbentuk kepengurusan di 31DPC,” imbuh Bung Tomo.
Untuk sekarang, lebih lanjut ia bahwa DPD PKS Kota Surabaya sedang menyiapkan rakercab dan musyawarah di 153 ranting se-kota Surabaya.
“Insya Allah akan kita laksanakan setelah Idul Fitri ini dan kita di bulan Ramadan ini juga melaksanakan kegiatan – kegiatan masyarakat yang lainnya,” katanya.
Selain itu, kata ia DPD PKS Kota Surabaya juga sudah melaksanakan Musabaqah Hifdzil Qur’an diikuti oleh seluruh kader se-kota Surabaya secara berjenjang.
“Alhamdulillah 3 orang maju dari Surabaya mewakili ke Jawa Timur,” katanya.
Tak hanya itu, Bung Tomo mengatakan DPD PKS Kota Surabaya juga mengadakan khataman yang berbeda dari tahun sebelumnya.
“Kita kemarin khataman bersama tuna netra dari Lembaga Kawan Netra menggunakan Al-Quran Braille,” katanya.
Menurut ia itu sebagai komitmen PKS untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif sebagai bentuk menyayangi dan melindungi.
“Termasuk masyarakat yang rentan,” katanya.
Untuk itu, ia berharap semoga kedepannya peran para media dapat mempublikasikan program – program tersebut.
“Harapan kami peran kawan kawan media bisa publikasikan itu (Program),” harapnya.
Selain itu, Bung Tomo meminta saran atau masukan untuk program program yang bermanfaat bagi masyarakat kota Surabaya.
“Ke depan kami juga membutuhkan saran atau masukan agar sesuai dengan tujuan kami,” ungkapnya.
Bahkan, Bung Tomo menegaskan siap untuk bertemu tidak hanya di forum formal tapi mungkin di kesempatan lainnya.
“Yang lebih enjoy, lebih terbuka agar kita bisa sharing informasi dengan kawan kawan (Media),” katanya.
Ia menambahkan di program akhir ramadan ini, DPD PKS Kota Surabaya mendirikan posko mudik lebaran di terminal.
“Insya Allah di minggu ke 3 bulan ramadan di terminal Bungurasih untuk melayani para pemudik,” pungkasnya. (irw)




