beritasurabayaonline.net
Sospol

Komisi A Minta Pemkot Segera Cairkan Insentif Kader Kesehatan

Surabaya – Mendapatkan informasi keluhan dilapangan terkait insentif kader kesehatan yang sampai sekarang belum cair.

“Kemarin waktu kita turun dilapangan mendapat banyak keluhan,” ujar Camelia Habiba. Rabu (23/02/2022)

Keluhan itu, kata Habiba, dari kader kesehatan baik kader lingkungan, kesehatan bahwa sejak januari atau dua bulan ini belum turun atau cair

“Ketika kami tanyakan ke pemerintahan kemarin untuk modin ada kendalanya perubahan SSH,” ungkapnya.

Ternyata, habiba menjelaskan, ketika APBD dikedok, SSH tidak segera dirubah sehingga terkendala pada proses pencairan.

Sedangkan di kesehatan ini, lanjut Habiba akan ada perampingan jenis jenis kader seperti kader bumantik, lingkungan maupun posyandu.

“Itu sekarang dirampingkan menjadi kader kesehatan,” terangnya.

Namun, politisi PKB ini menanyakan formasinya seperti apa per RW ada berapa kader namun hal itu dirasa belum disosialisasikan.

“Kami minta pemerintah kota segera sosialisasi per RW itu berapa kader ?,” katanya.

Kalau bicara penduduk, Habiba juga menanyakan, per RW itu ada berapa orang yang diberikan kader dan ada berapa, hal itu dirasa harus

“Karena kader itu tidak menanti nanti pencairan, padahal mereka sudah tidak menjadi kader lagi,” katanya.

Karena itu, Habiba meminta kepada pemerintah kota segera menyelesaikan kader kader yang ada dibawah

“Apalagi sekarang selain coronna, demam berdarah (DB) ini juga cukup tinggi,” katanya

Gerakan gerakan kader dilapangan kalau tidak diberikan insentif, menurut Habiba mereka akan mutung

“Ketika mutung lonjokan DB juga akan bisa meningkat,” katanya.

Karena itu, Habiba berharap kader kader tidak mundur jika tidak diapresiasi kenerjanya oleh pemerintah kota.

“Kami minta kader kader tidak mundur,” tuturnya

Habiba juga sudah menyampaikan pada pemkot segera mencairkan insentif para kader di akhir bulan ini.

“Kami minta pemkot segera mencairkan insentif kader kader yang sudah bekerja di kota surabaya,” tegasnya ditemui usai rapat.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, sedang mengupayakan dan berusaha segera direalisasikan

“Kita lagi upayakan, kita lagi berusaha segera mungkin untuk kita realisasikan,” ujarnya

Kendala pencairan insentif kader, Nanik mengungkapkan, kemungkinan hanya verifikasi.

“Besaran insentif sama seperti yang disampaikan 400 ribu,” pungkasnya.   (irw)

Berita Terkait