
Surabaya – Harga plastik saat ini mengalami kenaikan cukup signifikan yang dapat berdampak pada stabilitas harga kebutuhan pokok.
Selain itu, kenaikan harga plastik mulai dirasakan pelaku UMKM karena berdampak langsung pada biaya produksi yang berpotensi kenaikan harga jual beli.
Menanggapi itu, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Ghofar Ismail mengatakan bahwa harga plastik saat ini melambung tinggi.
“Sekarang ini harga plastik sangat melambung tinggi,” katanya, Selasa (7/4/2026) kepada wartawan.
Ghofar mengungkapkan, kenaikan harga plastik dipicu adanya konflik di timur tengah yang meningkat tajam menjadi perang terbuka.
“Antara AS-Isreal dan Iran yang sangat luar biasa,” katanya.
Menurut legislator PAN ini konflik di timur tengah dapat berdampak pada stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar.
“Otomatis konflik (Perang) ini dapat menganggu stabilitas harga – harga kebutuhan pokok,” terangnya.
Selain itu, lanjut Ghofar juga dapat berdampak terhadap produksi pelaku usaha terutama UMKM yang ada di Surabaya.
“Karena mereka (UMKM) ini sangat butuh kemasan plastik,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Ghofar berharap Dinkopumdag Kota Surabaya turun untuk melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar.
“Dan Dinas Koperasi juga melakukan pendampingan kepada UMKM agar mencari alternatif kemasan non plastik,” pungkasnya. (irw)




