Masa Kampaye, KPU Kota Surabaya Berharap Utamakan Protokol Kesehatan

oleh

Surabaya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menggelar deklarasi kampaye damai dalam rangka pemilihan serentak lanjutan 2020 melalui virtual.

Dalam acara tersebut dihadiri pasangan calon nomer urut 1 Eri – Armuji, namun Eri calon walikota surabaya berhalangan hadir, sedangkan pasangan calom nomer urut 2 Machfud – Mujiaman, keduanya nampak terlihat hadir.

Dalam sambutan Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi menyampaikan, kegiatan kampaye damai diselenggarakan sore hari ini berketepan dengan hari pertama masa kampaye.

“Yang dimulai 3 hari setelah penetapan dan berakhir 3 hari sebelum pemungutan suara,” ujarnya. Sabtu (26/09/2020) di hotel singgasana.

Ia menjelaskan, hari ini merupakan hari pertama maka diharapkan setiap pasangan calon baik nomer urut 1 dan 2 didalam melaksanakan setiap kegiatan kampaye.

“Tetap patuh dan taat pada peraturan dan perundangan yang berlaku,” terang Nur Syamsi.

Ia menerangkan, peraturan itu nomer 6 tahun 2020, peraturan KPU nomer 11 tahun 2020 yang bersifat generalis kemudian peraturan KPU nomer 13 tahun 2020 dibeberapa bagian

“Mengatur terkait dengan kegiatan kampaye dan itu bersifat spesialis,” terang Nur Syamsi

Maka, pihaknya berharap setiap tahapan dilaksanakan dengan pematuhi peraturan KPU nomer 11 maupun KPU nomer 13 yang telah mengatur sedemikian rupa berbagai hal terkait dengan kegiatan kampaye yang akan diselenggarakan dan dilaksanakan oleh setiap pasangan calon, tim kampaye dan petugas kampaye masing masing pasangan calon.

“Kami berharap disetiap kegiatan itu (kampaye) tetap selalu mengutamakan protokol kesehatan,” ucap Nur Syamsi

Bahkan bila mungkin, ia menegaskan, setiap elemen, kelompok dan pasangan calon yang hendak melaksanakan kegiatan kampaye

“Bersedia menjadi pelopor di dalam rangka upaya pencegahan covid-19,” papar Nur Syamsi

Pihaknya mengaku ingat betul, bahwa pemilihan serentak lanjutan 2020 dilanjutkan adalah dalam rangka salah satunya menjadi media kampaye pencegahan protokol kesehatan maka itu dinilai sangat penting di setiap kegiatan.

“Agar diterapkan protokol kesehatan apa itu seperti memakai maskes, menjaga jarak dan membatasi kerumuman,” tutur Nur Syamsi

Meski demikian, lanjut ia mengatakan, ketika semua bisa dan mampu melakukan kegiatan dengan menjaga protokol kesehatan maka diharapkan pemilihan serentak lanjutan diakhiri dengan pemungutan dan perhitungan suara di 9 desember.

“Bisa melahirkan pemimpin pemimpin yang bisa menjadi panutan kita semua, sehingga partisipasi yang kemudian diberikan oleh warga tidak sia sia,” katanya.

“Saya pikir itu yang bisa saya sampaikan dan di hari pertama masa kampaye saya ucapkan selamat menjalankan aktifitas kampaye baik oleh pasangan calon nomer urut 1 maupun pasangan calon nomer urut 2,” kata Nur Syamsi.

Pihaknya kembali berharap semua bisa mewujudkan pemilihan serentak lanjutan 2020 di kota surabaya terwujud pemilihan serentak.

“Dengan tagline kita pemilihan bermartabat surabaya hebat,” tutup Nur Syamsi.   (irw)