Periode Januari – Juli 2017, BNNP Jatim Berhasil Ungkap Kasus Narkoba Ini Hasilnya

oleh
foto bnnp jatim gelar press pengungkapan kasus narkoba
foto bnnp jatim gelar press pengungkapan kasus narkoba

Surabaya – BSO – Periode januari – juli awal 2017, Badan Narkotika Nasional Provensi (BNNP) Jatim bersama jajaran BNNK berhasil mengungkap sejumlah kasus Narkoba dengan melakukan beberapa kegiatan mulai kegiatan Aspek Pencegahan, Pemberantasan hingga Rehabilitasi hal ini disampaikan oleh Ketua BNNP Jatim dalam gelar press rilis bersama awak media.

Dalam aspek pencegahan, Ketua BNNP Jatim Brigjen Pol Drs Fakhtur Rahman SH. MM mengatakan, BNNP Jatim bersama jajaran BNNK Surabaya pada awal januari hingga juli 2017 ini sudah banyak melakukan beberapa kegiatan penyegahan bersinergi dengan pemerintah dan juga peran serta masyarakat dalam kegiatan anti narkoba.

“Jadi sudah banyak kegiatan – kegiatan yang sudah kita laksanakan seperti, Edukasi, Destiminasi dan Tes urin yang bersinergi dengan pemerintah dan unsur masyarakat lainnya,” Katanya.

Selain aspek pencegahan yang bersinergi dengan pemerintah dan peran serta masyarakat dalam anti narkoba, Brigjen Pol Drs Fakhtur Rahman SH. MM menjelaskan, Dalam aspek moral, BNNP Jatim juga melakukan kegaiatan bersama ribuan para muslimat dalam pencegahan peredaran narkoba beberapa waktu lalu dihadiri oleh ibu khofifah

“Selain itu di aspek dunia pendidikan kita juga melakukan koordinasi dengan kepala dinas pendidikan di beberapa kabupaten/kota dalam pencegahan peredaran narkoba,” Jelasnya. Rabu (12/07/2017)

Pencegahan peredaran narkoba dalam aspek pendidikan, Brigjen Pol Drs Fakhtur Rahman SH. MM menambahkan, BNNP Jatim bekerja sama dengan BNNK surabaya sudah melakukan kegiatan pencegahan peredaran narkoba dalam kampus saat penerimaan mahasiswa baru yang ada di kabupaten / kota di seluruh jawa timur dengan bentuk kegiatan tes urin.

“Kegiatan ini mendapat respon positif dari Dinas Pendidikan di kabupaten / kota yang ada di seluruh jawa timur maupun di dalam kampus, termasuk gubenur jawa timur yang juga menanggapi respon positif dalam kegiatan ini,” Paparnya.

Lanjut Ketua BNNP Jatim Brigjen Pol Drs Fakhtur Rahman SH. MM menambahkan, Dalam aspek pemberantas, Bidang pemberantasan BNNP Jatim beseta jajarannya sejak awal periode januari sampai juli 2017 ini telah berhasil mengungkap beberapa kasus narkoba dalam kurun 6 bulan.

“Ada 15 kasus narkoba yang berhasil diungkap salah satu contoh kasus narkoba yang berhasil diungkap dan mengamankan lebih dari 2 – 3 orang tersangka yang merupakan jaringan pelaku narkoba,” Tegasnya.

Lanjut masih Brigjen Pol Drs Fakhtur Rahman SH. MM mengungkapkan, Dari 15 kasus yang berhasil diungkap dengan 29 orang tersangka bersama barang bukti sebanyak 13.500 gram yang berhasil disita, terdiri dari sabu 5,225 Gram (5 Kg) lebih, esktasi 200 butir, Pil warna ungu sebanyak 200 butir.

“Selain itu, barang bukti aset lainnya yang sudah disita seperti, 2 unit mobil, 8 motor dan uang senilai 4, 5 juta rupiah,” Ungkapnya. saat press rilis bersama awak media di kantor BNNP Jatim Surabaya.

Pencegahan peredaran narkoba dalam aspek rehabilitasi, lanjut Brigjen Pol Drs Fakhtur Rahman SH. MM juga menambahkan, BNNP Jatim bersama jajarannya sudah menangani sebanyak 567 pasien dengan rincian 420 pasien rawat jalan dan 126 rawat inap dan juga 14 orang pasien rawat jalan.

“Selain kegiatan diatas, BNNP Jatim juga melakukan kegiatan rehab dalam bentuk kegiatan monitoring (Pendampingan) sebanyak 488 kegiatan, 16 kegiatan operasi bersinar BNNP dan kegiatan eksensi terpadu sebanyak 607 kegiatan,” Terangnya.

Sementar itu, Kegiatan pencegahan peredaran narkoba pada periode januari – juli 2017, BNNP Jatim bersama beberapa jajarannya telah mengungkap sebanyak 15 kasus narkoba berhasil mengamankan 29 orang tersangka bersama barang bukti sebanyak 13.500 gram narkoba dari berbagai jenis yang disita. (irw)

No More Posts Available.

No more pages to load.