Susuri Kampung Padat Penduduk, Cak Ji dan Gen Z Bagi Sembako ke Warga Miskin

oleh -49 Dilihat
Foto teks: Gerakan Aksi Sosial (GAS) Pemuda Bersama Wawali Armuji dan Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno.

Surabaya – Kepedulian sosial ditunjukkan sekelompok anak muda Surabaya yang tergabung dalam Gerakan Aksi Sosial (GAS) Pemuda. Bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, dan Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno,

Mereka menyusuri perkampungan  padat penduduk di kawasan Panduk Kelurahan Panjang untuk membagikan sembako kepada warga rentan, pada Sabtu (16/05/2026).

Pendiri sekaligus Ketua GAS Pemuda, Charly Haryono Teguh, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin bulanan yang sudah berjalan sejak organisasi itu berdiri pada 25 Oktober 2025.

“Gas Pemuda ini menyalurkan beberapa sembako khususnya untuk masyarakat dan warga kurang mampu. Visi kami sederhana, membantu mengisi dapur warga,” kata Charly.

Ia menjelaskan, program yang mereka jalankan diberi nama MBG atau “Mengasih Bansos Gratis”, berbeda dengan istilah makan bergizi gratis yang selama ini dikenal publik.

“MBG versi kami adalah baksos sembako. Jadi kami ingin meringankan beban masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam setiap paket bantuan, berisi  beras, gula dan mie instan. Charly memastikan seluruh penerima bantuan telah melalui pendataan bersama pihak kelurahan, kecamatan, RT, hingga RW setempat agar bantuan tepat sasaran.

“Semua penerima sudah terdata. Kami ingin bantuan ini benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Setiap bulan, GAS Pemuda menyalurkan sekitar 300 paket sembako secara gratis dan bergilir di wilayah Surabaya bagian barat, timur, selatan, utara hingga pusat kota.

Kegiatan sosial tersebut juga mendapat dukungan langsung dari Wakil Wali  Kota Surabaya Armuji.

Menurutnya, gerakan yang dilakukan anak-anak muda ini menjadi contoh positif kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Saya hanya mendampingi anak-anak GAS Pemuda ini supaya aksi sosial mereka bisa diikuti yang lain. Kegiatan seperti ini sangat positif,” ujar Armuji.

Ia menilai kegiatan turun langsung ke masyarakat menjadi pembelajaran penting bagi generasi muda, khususnya mereka yang berasal dari kalangan menengah ke atas.

“Kita ajak mereka mendengar langsung keluh kesah warga. Supaya mereka tahu masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dan tumbuh rasa peduli,” katanya.

Dukungan juga datang dari Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno.  Ia menilai gerakan sosial yang  dilakukan GAS Pemuda menunjukkan anak muda Surabaya tidak hanya aktif  di media sosial, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat.

“Ini bentuk kepedulian nyata anak  muda Surabaya. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dijaga karena mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Anas Karno.

Menurut legislator PDIP ini, sinergi antara komunitas pemuda dan pemerintah menjadi kekuatan penting dalam membantu warga kurang mampu di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

“Kalau anak-anak muda sudah punya kepedulian sosial, Surabaya akan memiliki generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga peka terhadap lingkungan sekitarnya,” imbuhnya

Sementara itu, bantuan yang diberikan GAS Pemuda disambut haru warga penerima manfaat. Salah satunya Mardi, warga lanjut usia yang sehari-hari berjualan tahu untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada semuanya. Semoga pemerintah mengerti rakyat kecil seperti saya,” ungkap Mardi penuh haru.

Melalui gerakan tersebut, GAS Pemuda berharap semakin banyak anak muda Surabaya tergerak untuk ikut membantu masyarakat dan memperkuat budaya kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. (*)