Komisi B DPRD Surabaya Dorong Desain Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Standar Eropa

oleh -95 Dilihat
Foto teks: Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono.

Surabaya – Menanggapi revitalisasi  Pasar Keputran Selatan bagian dari penataan pasar tradisional agar lebih bersih, sehat, dan nyaman baik bagi pengunjung maupun pedagang.

Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mengatakan, pasar Keputran Selatan berada di sentral tengah kota memiliki bangunan yang cukup bagus.

“Apalagi area disitu juga banyak bangunan bangunan peninggalan  zaman kolonial yang masih kokoh dan bagus,” katanya Kamis (14/5/2026)

Menurut legislator PDIP ini artinya bangunan yang ada dikawasan tengah kota jangan hanya asal dibangun tetapi desainnya harus bagus dan modern.

“Seperti di jalan Darmo, Keputran, Dinoyo dan sekitarnya, itu banyak bangunan peninggalan zaman Belanda,” ujarnya

Baktiono mengungkapkan otomatis itu menjadi jujukan wisatawan manca negara banyak berkunjung untuk melihat bangunan di kawasan tersebut.

“Itu harus menyesuaikan,” katanya

Lanjut Baktiono revitalisasi pasar keputran selatan tidak asal dibangun, tidak asal pedagang masuk, berbeda dengan pasar yang baru.

“Seperti ada pasar baru di dalam kampung dirikan oleh rakyat biasa atau LPMK,” imbuhnya.

Maka itu, menurut Baktiono revitalisasi Pasar Keputran Selatan kalau bisa bangunannya standar Belanda, Eropa maupun internasional.

“Kalau asal dibangun seperti desain  yang pernah disampaikan (Komisi B) disini, itu tidak sesuai, tidak mest  dengan area yang ada disekitar situ,” ungkapnya.

Baktiono menambahkan, apabila desain revitalisasi pasar keputran selatan biasa, lebih baik di re-desain yang luar biasa bahkan anggaran akan disetujui.

“Jadi pasar keputran selatan harus bangunannya benar benar standar seperti standar Belanda atau eropa,” pungkasnya. (irw)