Surabaya – Menanggapi keluhan warga RT 4 / RW 5 Perumahan Darmo Hill Kelurahan Dukuh Pakis Surabaya terkait Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSU).
Selain itu terkait permasalahan Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) disampaikan di dalam rapat koordinasi digelar oleh komisi A DPRD Kota Surabaya. Selasa (21/5/2024)
Deddy Prasetyo selaku Kuasa Hukum PT Darma Bakti Wijaya Pengembang Darmo Hill mengatakan, solusi komisi A ini adalah sama apa yang sudah pernah ditawarkan oleh pengembang kepada warga.
“Solusinya itu sama dengan kami,” ujar Deddy Prasetyo ditemui wartawan seusai rapat koordinasi.
Ia menjelaskan, pihaknya sampai hari ini warga sudah memberikan mandat kepada warga yang menginginkan pengelolaanya dikelola oleh pihak ketiga.
“Itu yang memiliki profesionalitas dan pengalaman dalam pengelolaan,” kata Deddy Prasetyo
Meski demikian, lanjut ia, pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf dan mempertanyakan kalau pengelolaannya dikelola oleh RT.
“Mohon maaf apakah RT memiliki kemampuan dalam pengelolaan?,” tanya Deddy Prasetyo
Bahkan, pihaknya juga mempersilahkan jika pengelolaan dikelola pihak ketiga, tetapi menurutnya harus memiliki skill dan kemampuan dalam pengelolaan
“Jangan sampai enggak pernah memiliki kemampuan pengelola terus tiba tiba menjadi pengelola perumahan,” tutur Deddy Prasetyo
Meski demikian, ia mengungkapkan, bahwa sampai saat ini warga masih ada yang bersedia membayar kepada pengembang
Menanggapi keluhan warga Darmo Hill, ia mengatakan, pihaknya juga bagian dari rakyat.
“Mengapa kami tidak mengadu?,” kata Deddy Prasetyo
Menurut ia, karena masih mengupayakan untuk melakukan pertemuan dan diskusi dengan warga.
“Posisi kami secara hukum di MA menang,” ungkap Deddy Prasetyo
Maka dari itu, pihaknya juga masih tetap untuk mengajak berbicara dengan warga meski menang di pengadilan tinggi.
“Kami pun tetap masih mengajak bicara dengan warga, tetapi belum ada titik temu,” kata Deddy Prasetyo
Setalah rapat ini, pihaknya berharap dan mempersilahkan kepada RT untuk menunjuk pihak ketiga yang berkompeten dalam pengelolaan perumahan.
“Setelah rapat ini, bagi saya monggo silakan,” kata Deddy Prasetyo.
Namun yang perlu diingat, ia menambahkan sebelum ada kesepakatan untuk penunjukan pihak ketiga dalam rapat pertemuan selanjutnya.
“Ya kami sampai saat ini masih bisa menarik IPL,” pungkas Deddy Prasetyo. (irw)