Razia Gabungan, BNNP Jatim Berhasil Temukan Dua Orang Pengguna Narkoba

oleh

Surabaya – Sebanyak 2 orang dinyatakan positif memakai barang haram narkoba sejenis sabu dan 37 orang terjaring yustisi dalam razia gabungan yang digelar oleh Badan Narkotika Provensi Jatim dan kota bersama jajaran samping Satpol PP Surabaya, Kepolisian Polrestabes surabaya serta beberapa anggota TNI di beberapa tempat hiburan malam di wilayah kota surabaya.

Dalam razia gabungan tersebut pada sasaran pertama petugas meluncur ke hiburan karaoke keluarga Pop City yang berada di jalan Manukan surabaya disini petugas melakukan pemeriksaan pada setiap pengunjung dengan melakukan test urin dan berhasil menemukan dua orang pria positif memakai narkoba sejenis sabu usai melakukan test urin.

Setelah petugas melakukan pemeriksaan test urin dan KTP kurang lebih satu jam Karaoke keluarga Pop City, Petugas kembali mendatangi tempat hiburan malam seperti Cafe Latino, Cafe Alexis, Cafe Triple, dan cafe LCC disini petugas juga melakukan test Urin namun tidak ditemukan pengguna narkoba, hanya berhasil membawa beberapa yang tidak membawa identitas diri.

Razia gabungan yang dipimpin Kabag Penyidikan BNNP jawa timur Kompol Rudy mengatakan, Kita akan terus melakukan operasi terhadap pengguna narkoba dimana saja karena ini perintah dari atasan ketika kita menemukan orang positif menggunakan narkoba dari hasil test urin ini, maka kami akan bawa ke kantor BNNP untuk dilakukan rehabilitasi dan juga akan di proses lebih lanjut.

” Dari lima titik sasaran tadi kita menemukan dua orang yang dinyatakan Positif pengguna narkoba sejenis sabu-sabu, setelah dilakukan test Urin,” Katanya. Minggu malam dini hari (10/05/2015)

Kompol Rudy menjelaskan, Bahwa di jawa timur secara keseluruhan kita harus berhasil menemukan orang pengguna atau memakai narkoba sesuai dengan target kita sebanyak 10.000 orang pengguna atau pemakai narkoba namun untuk sementara ini kita mencapai kurang lebih 120 orang pengguna narkoba.

Sementara itu dalam razia gabungan terhadap pengguna narkoba di lima titik tempat hiburan malam, saat petugas gabungan mendatangi tempat hiburan malam LCC Club dan melakukan pemeriksaan test urin pada pengunjung, sejumlah beberapa wartawan yang hendak mengambil gambar sempat dilarang oleh salah satu orang yang mengaku sebagai manager LCC Club tersebut.(irw)