DPRD Surabaya dan Pemkot Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi Atas Rancangan APBD 2026

oleh -341 Dilihat
Foto teks: Arif Fathoni Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya.

Surabaya – DPRD Kota Surabaya dan Pemerintah Kota menggelar rapat paripurna tentang penyampaian pendapat akhir fraksi atas rancangan APBD Kota Surabaya tahun anggaran 2026

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Arif Fathoni dihadiri oleh Lilik Arijanto Sekretaris Daerah (Sekda) mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota  Surabaya Lilik Arijanto mengatakan rapat paripurna ini rangkaian dari hasil rapat rapat di DPRD Kota Surabaya.

“Mulai dari komisi komisi sampai Banggar yang membahas KUA – PPAS,” kata Lilik Arijanto, Rabu (6/11/2025) usai rapat paripurna.

Ia menjelaskan bahwa hasil dari rapat komisi komisi ini disampaikan di dalam rapat paripurna melalui fraksi fraksi yang ada di DPRD Kota Surabaya.

“Tadi sudah dipaparkan oleh teman teman PKS tadi, yang sebelumnya sudah dibahas saat rapat Banggar,” jelas Lilik Arijanto.

Beberapa point yang disampaikan oleh fraksi PKS, menurut ia sebagai  pengingat pemerintah kota supaya tetap dilakukan.

“Seperti itu,” ungkap Lilik  Arijanto.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni menambahkan, bahwa DPRD akan memberikan kado kepada warga masyarakat kota  Surabaya atas pengesahan APBD tahun 2026 pada hari pahlawan 10 November.

“Jadi hari ini fraksi fraksi setelah melakukan rangkaian rapat rapat di komisi maupun di Badan Anggaran (Banggar),” kata Arif Fathoni akrab disapa Mas Thoni

Ia menjelaskan bahwa dalam rapat paripurna fraksi fraksi memberikan masukan, saran dan catatan pada pemerintah kota.

“Agar tujuan kita bersama di APBD Kota Surabaya tahun 2026 ini bisa menjadi stimulan pertumbuhan ekonomi di kota Surabaya,” jelas Mas Thoni usai rapat paripurna.

ia mencontohkan baik mulai dari bantalan sosial yang dianggarkan maupun dengan pengerjaan proyek infrastruktur agar bisa memberikan  nilai tumbuh secara ekonomi.

“Di kawasan kawasan yang saat ini belum tumbuh secara ekonomi,” pungkas Mas Thoni Legislator Golkar. (irw)