Ini Pesan Rio Dh.I.Pattisellano Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Hadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

oleh -387 Dilihat
Foto teks: Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Pdt Rio Dh I Pattisellano.

Surabaya – Beberapa pesan penting disampaikan oleh Pdt Rio Dh I Pattisellano, S.Kom Wakil Ketua Komisi  A DPRD Kota Surabaya dalam menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Ia mengatakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi sebuah momentum yang dinantikan banyak warga masyarakat.

“Refleksi atas perjalanan sepanjang tahun 2025 ini menjadi evaluasi dan masukan agar di tahun 2026 nanti menjadi lebih baik,” kata Pdt Rio Dh I Pattisellano, Rabu (17/12/2025)

Meski demikian, menurut politisi PSI ini bahwa harapan, target, cita-cita dan resolusi di tahun 2026 yang disertai dengan doa.

“Itu dapat tercapai dengan baik yang dianugerahi oleh Tuhan,” kata Pdt Rio  Dh I Pattisellano.

Untuk itu, ia menyampaikan masukan kepada pemerintah kota dan pesan untuk warga kota Surabaya dalam menghadapi natal 2025 dan tahun baru 2026.

“Pertama mari kita menjaga keamanan dan Ketertiban kota Surabaya, khususnya di tempat tempat ibadah, pusat perbelanjaan, tempat wisata, terminal, stasiun, dan pelabuhan,” ujar Pdt Rio Dh I Pattisellano.

Selain itu pemetaan titik rawan kemacetan dan keramaian serta rekayasa lalu lintas, ia menuturkan disosialisasikan sejak dini ke warga kota Surabaya.

“Dan perlu juga diantisipasi ganguan trantibum khususnya pada saat malam pergantian tahun baru,” kata Pdt Rio Dh I Pattisellano.

Kedua kesiapsiagaan bencana dan kesehatan, menurut ia mengingat saat ini musim hujan dan cuaca ekstrim yang bisa mengakibatkan banjir diperlukan kesiapan mitigasi.

“Termasuk juga siagakan layanan kesehatan khususnya saat Tahun Baru 2026,” tutur kembali Pdt Rio Dh I Pattisellano.

Ketiga, ia juga mengajak menjaga toleransi dan kedamaian bagi warga masyarakat yang sedang merayakan natal.

“Karena seatnya Natal itu berbicara tentang Kasih,” tutur Pdt Rio Dh I Pattisellano.

Terakhir, ia mengapresiasi imbauan  wali kota Surabaya bahwa tidak ada perayaan tahun baru 2026 namun diganti dengan doa bersama.

“Khusus untuk saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah bencana baik di Aceh, Sumatra maupun di Semeru,” ungkap Pdt Rio Dh I Pattisellano.

Ia juga mengajak memanfaatkan natal 2025 dan tahun 2026 menjadi momen refleksi, persatuan dan harapan yang baru agar menjadi lebih baik.

“Mari berkolaborasi bersama dan menyambut momen ini dengan hati  yang penuh dengan kedamaian,” pungkas Pdt Rio Dh I Pattisellano juga tokoh agama.  (irw)