
Surabaya – Komisi B DPRD Kota Surabaya mengunjungi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, Senin (24/3/2025) pagi.
Wakil rakyat ini diterima langsung oleh Kepala KPKNL Kota Surabaya beserta staf terkait pasar mangga dua berdiri diatas lahan KPKNL.
“Kita tadi diterima oleh kepala KPKNL Kota Surabaya bernama Pak Tunggul bersama staf stafnya,” ujar Mochamad Machmud Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya usai kunjungan.
Bahkan, Machmud mengungkapkan komisi B DPRD kota Surabaya juga disambungkan dengan KPKNL jakarta melalui zoom.
“Dalam zoom, kita diterima oleh pak Hari Santoso SH legalnya (KPKNL Jakarta) dan berdialog dengan 3 pihak dari DPR,” katanya
Dari hasil dialog, Politisi Partai Demokrat ini mengungkapkan sebenarnya KPKNL juga berharap bahwa itu segera dikosongkan.
“Karena dari penjelasannya setiap kali dilelang sebanyak 4 kali bahwa disana itu ada pasar sehingga tidak ada yang mau,” kata Machmud.
Meskipun biaya lelang dibebankan kepada pemenangan lelang, ia mengatakan, banyak peserta lelang tidak mau
“Akhirnya harga diturunkan lagi dari sekitar 700 miliar sampai 460 miliar tetap tidak ada yang mau karena kondisinya seperti itu,” bebernya.
Terkait pedagang pasar ini, Machmud menambahkan bahwa KPKNL juga akan berkoordinasi meminta bantuan kepada Pemkot.
“Tapi diluar itu KPKNL juga akan memberitahu ke pedagang bahwa ini segera dikosongkan,” bebernya
Jika demikian, Machmud berharap pedagang pasar juga ada yang menampung dan perlu dikoordinasikan dengan baik.
“Kita ini kan cuma menegakkan Perda jadi eksekutornya itu adalah Pemkot,” katanya.
Ia juga menyarankan kepada Pemkot agar bisa memberikan solusi kepada pedagang pasar sebelum direlokasi ke tempat lain
“Agar mereka ini punya tempat dulu baru dikosongkan,” pungkas Machmud. (irw)




