beritasurabayaonline.net
Sospol

Naikkan honor RT/RW, PDIP Apresiasi Eri Cahyadi-Armudji

Surabaya – PDI Perjuangan Kota Surabaya mengapresiasi langkah Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armudji.

Apreasi atas menaikkan biaya operasional atau honor RT, RW dan LPMK, sebagai bagian dari janji kampanye dalam Pilkada tahun 2020.

“Kenaikan operasional itu ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Karena RT, RW dan LPMK adalah ujung tombak pelayanan warga,” kata Budi Leksono, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Kamis (08/04/2021).

Sebagaimana diberitakan, kemarin Wali Kota Eri Cahyadi meluncurkan kebijakan terbarunya. Biaya operasional RT dari semula Rp 550 ribu per bulan, naik menjadi Rp 1 juta.

Untuk RW, dari Rp 600 ribu per bulan, menjadi Rp 1.250.000. Sedangkan LPMK, dari Rp 700 ribu menjadi Rp 1,5 juta.

“Kenaikan itu seperti yang dikampanyekan Mas Eri Cahyadi dan Cak Armudji dalam Pilkada lalu. Satu demi satu janji kampanye itu mulai terealisasi,” kata Budi, yang juga Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya.

PDI Perjuangan Kota Surabaya bertekad mengawal pemerintahan Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armudji.

“Kader-kader PDI Perjuangan di seluruh Surabaya dengan cepat mengabarkan kebijakan dan terobosan Wali Kota dan Wawali ke masyarakat luas,” teran Budi.

Kebijakan terbaru itu menambah daftar inovasi kreatif Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armudji.

Sebelumnya, juga diluncurkan Jaminan Kesehatan Semesta (JKS), dimana warga cukup memakai KTP untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Tidak lagi memakai Surat Keterangan Miskin (SKM).

Kemudian, pelayanan produk-produk UMKM secara virtual. Juga perbaikan pelayanan publik lewat kelurahan dan kecamatan, dan peluncuran aplikasi “Wargaku” untuk pengaduan warga secara online.

“Di tengah situasi pandemi Covid-19, dan keterbatasan anggaran yang tersedia, Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armudji terus berinovasi dan melahirkan terobosan baru untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan warga Surabaya,” kata Budi Leksono. (irw)

Berita Terkait

Leave a Comment