beritasurabayaonline.net
Sospol

Warga RW 2 Dupak Masigit Gelar Acara Maulid Nabi dan Santunan Anak Yatim Dihadiri Anggota dewan

Surabaya – Warga RW 2 Kelurahan Dupak Masigit menggelar acara Maulid Nabi Muhammad Saw 1443 H dan santunan anak yatim dan yatim piatu.

Acara ini rutin digelar setiap tahun, namun ditengah pandemi hampir selama dua tahun acara tersebut ditiadakan sementara.

“Sebenarnya acara ini rutin setiap tahun digelar sebelum ada pandemi,” ujar Aris Nurcahyo Ketua RW 2 Kelurahan Dupak Masigit Sabtu (05/11/2021)

Namun, kata ia, acara tersebut sempat ditiadakan sementara karena pandemi yang berjalan hampir dua tahun dan sekarang baru diadakan.

“Sekarang kami baru bisa mengadakan acara ini di PPKM level 1,” kata Aris Nurcahyo.

Adanya acara ini, ia berharap pandemi segera berlalu sehingga acara bersifat keagamaan bisa diadakan rutin setiap tahunnya

“Semoga pandemi ini segera berlalu dan kita bisa rutin setiap tahun mengadakan acara ini,” ucap Aris Nurcahyo

Acara Maulid Nabi Muhammad Saw dan santunan anak yatim dan yatim piatu ini disuport dan dihadiri oleh Budi Leksono anggota DPRD Kota Surabaya.

“Pak Budi Leksono ini selalu suport dan hadir disetiap kegiatan apapun,” kata Aris

Anggota DPRD Kota Surabaya Budi Leksono menambahkan, di wilayah RW 2 Kelurahan Dupak Masigit hampir dua tahun tidak ada kegiatan.

“Karena pandemi hampir selama 2 tahun ini tidak ada kegiatan diwilayah sini,” ujar Budi Leksono.

Di PPKM level 1 ini, ia menjelaskan, baru ada kegiatan dalam rangka Maulid Nabi Muhammad Saw 1443 H dan santunan anak yatim dan yatim piatu.

“Alhamdulillah, warga RW 2 Kelurahan Dupak Masigit ini baru bisa mengadakan acara ini,” kata Budi Leksono sapaan akrab Abah Bulek”s.

Adanya acara ini, kata ia, untuk berbagi dengan anak yatim dan yatim piatu terlebih ditengah pandemi guna untuk meringankan beban hidup.

“Ya kita ingin berbagi dengan anak yatim dan yatim piatu ditengah pandemi ini,” kata Abah Bulek”s

Selain itu, lanjut ia, juga sebagai wujud menjalin silaturahmi dengan warga dan tokoh masyarakat setempat.

“Ini juga sebagai wujud silaturhami dengan warga dan tokoh masyarakat,” pungkas Abah Bulek”s.

Sementara itu, acara digelar sederhana diisi dengan siraman rohani dan hadrah Al Banjari melantunkan sholawat Nabi Muhammad Saw lalu ditutup dengan doa bersama. (irw)

Baca juga