beritasurabayaonline.net
Sospol

Terkait Hepatitis Akut, Komisi D Minta Dinkes Lakukan Pemetaan Wilayah

Surabaya – Komisi D DPRD Kota Surabaya menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya

Rapat membahas pelayanan kesehatan terkait Hepatitis akut yang sekarang ini dirasa menjadi kegelisahan ditengah masyarakat.

“Saat ini yang menjadi kegelisahan di masyarakat terkait Hepatitis akut,” ujar Khusnul Khotimah. Selasa (20/5/2022) ditemui usai rapat

Perlu diketahui, menurut politisi PDIP ini, beberapa media juga menulis bagaimana semua harus terbuka terhadap virus tersebut.

“Tadi sudah disampaikan untuk saat ini Surabaya nol kasus dan mudah mudahan tidak ada,” kata Khusnul

Untuk itu, kata Khusnul, catatan komisi D pertama dinas kesehatan melakukan pemetaan wilayah daerah – daerah yang dimungkinkan anak anak dilingkungan tersebut bisa terpapar virus tersebut

“Terutama daerah daerah yang nol lahan jamban dan juga yang tinggal di pinggir sungai,” tuturnya.

Kedua, lanjut Khusnul, meski sudah ada SE dari Dinas Kesehatan, tapi pihaknya mendorong lebih aktif lagi bersama kader kader kesehatan untuk sosialisasi.

“kepada masyarakat, penyedia makanan UMK, sekolah dan pondok pesantren disitu juga masih ada santri yang mungkin masih ada budaya makan bersama,” katanya

Ketiga, Khusnul menambahkan, komisi D meminta kepada Dinas Kesehatan untuk membuat juknis dan SE terkait pola hidup bersih.

“Selain itu Dinkes juga menyampaikan ke publik SOP jika ada masyarakat diketahui ada tanda tanda terpapar Hepatitis,” tuturnya

Sementara itu, Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Surabaya Sri Setiani mengatakan, pihaknya sudah mulai mewaspadai agar tidak terjadi kepanikan di masyarakat.

“Kita juga melaksanakan kewaspadaan ini,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Sri Setiani, Dinas Kesehatan sudah mengeluarkan surat edaran (SE) ke seluruh faskes.

“Termasuk ke Puskesmas juga seluruh rumah sakit agar waspada, kalau ada terjadi keluhan seperti yang saya sampaikan tadi (Rapat red),” katanya.

Terkait 49 anak terpapar Hepatitis, Sri Setiani menjelaskan, sampai saat ini kita Surabaya belum ada yang terdeteksi adanya kasus Hepatitis yang belum diketahui penyebabnya.

“Jadi (Hepatitis red) itu belum,” terangnya.

Namun, kata Sri Setiani, kemarin sempat dikira tetapi ternyata psikologis bayi bayi yang baru lahir tersebut.

“Itu bukan termasuk Hepatitis yang akut tersebut,” pungkasnya.   (irw)

 

Berita Terkait